ESAIFOTO UTAMA

Capek Mengejar Dunia

Penulis: Akasia Shabir

Rasanya capek ngejar dunia. Sudah dapat pun belum tentu puas. Pengen ini, pengen itu, pengen yang lain lagi. Ujung-ujungnya urusan jadi makin panjang dan runyam.

Bukan berarti hidup di dunia jadi percuma. Semua tergantung apa yang dikejar. Kalau yang dikejar dunia, dunia bakal selesai. Nyawa bisa pamit kapan saja. Apa yang disebut kekayaan, jabatan, keluarga, sahabat, dan atribut keduniawian lainnya, apa dibawa juga? Apa semua itu berguna kalau kita sudah mati?

Tergantung.

Kalau yang kita kejar akhirat, dunia bisa jadi jembatannya. Itu pun kalau percaya adanya akhirat. Kalau gak percaya, itu bukan urusan saya.

Kita kerja, belajar, dan beraktifitas lainnya niatnya karena Allah. Kita punya harta dibelanjakan di jalan Allah. Kita punya ilmu dibagi-bagi biar hidup orang jadi lebih mudah. Itu cara menjadikan dunia sebagai jembatannya akhirat.

Kerja itu capek, belajar juga capek, apalagi berbuat ini itu yang gak terhitung banyaknya. Tapi capek untuk mendapatkan akhirat itu gak sia-sia.

Kehidupan akhirat itu abadi. Di sana ada kesenangan dan penderitaan. Segala kebaikan di dunia yang kita niatkan untuk Allah akan berbuah kesenangan yang abadi. Itu janji Allah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button