ESAI
Trending

Desain Pembelajaran Kreatif

Oleh: Bunda Mona Moulyna, M. Pd

Pembelajaran Kreatif di Sekolah Dasar adalah kegiatan belajar mengajar yang membangun pengetahuan dan mengembangkan kemampuan menggunakan proses kreatif, dimana teori, ujian, cerita, Solusi, analisis Dan desain pembelajaran tidak hanya sekedar untuk menghafal informasi saja.

Ada begitu banyak manfaat dalam pembelajaran kreatif di kelas.

1.Merancancang pemecahan masalah
2.Mengembangkan pemikiran kritis
3.Berani mengambil resiko
4.Menciptakan rasa ingin tahu yang besar
5.meningkatkan rasa percaya diri

Tentunya untuk menciptakan kelas yang kreatif dan ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh seorang guru, (1) terbuka untuk ide baru, guru jangan kaku dan hanya terpaku pada satu metode, sehingga membuat kelas menjadi monoton dan membosankan (2) menjadikan kelas yang nyaman, guru hendaknya menciptakan suasana kelas yg menyenangkan, bersahaja, sejuk, serta rapi dan bersih. (3) menanamkan kreativitas dalam kurikulum. (4) bereksperimen dengan metode pembelajaran yang bervariatif. Dan (6) menemukan cara untuk menggabungkan seni, musik dan budaya dalam pembelajaran.

Selanjutkan kita akan fokus pada desain pembelajaran kreatif.

Desain Pembelajaran Kreatif adalah profil pelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar siswa yang mengharuskan pendidik mencurahkan perhatian dan memberikan tindakan untuk memenuhi kebutuhan khusus siswa sehingga memungkinkan guru melihat pembelajaran dari berbagai perspektif. Pembelajaran ini sering disebut dengan Pembelajaran berdiferensiasi .

Dalam pembelajaran berdiferensiasi ada tiga cara untuk pembelajaran nya yaitu:

1.Diferensiasi konten, yaitu untuk mengetahui kesiapan belajar anak di dalam kelas

2. Diferensiasi proses, yaitu pengelompokan atau pengkondisian cara belajar anak, apakah anak tersebut bisa belajar secara kelompok atau secara mandiri.

3.Diferensuasi produk yaitu hasil pekerjaan atau unjuk kerja yang harus di tunjukkan pada guru.

Sedangkan dalam teknik penerapan pembelajaran kreatif dikelas sendiri, seorang guru dapat mengaplikasikan beberapa metode seperti dibawah ini:
Skenario, storytelling, improvisasi dengan latihan atau permainan, talking stick, debat dan brainstorming media pembelajaran dan gemes interaktif.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button