ESAI

Hanya Kepada Allah Kita Berharap

Kamu tertawa gak kalau ada seseorang yang membuatmu kecewa?

Harusnya tertawa, bahkan kalau bisa sampai terbahak-bahak. Dunia ini memang sangat lucu. Manusia juga begitu. Lucu sekali.

Rugi kalau kamu gak tertawa terbahak-bahak saat dibuat kecewa orang. Rugi kalau kamu berpikir manusia itu bisa memenuhi semua ekspektasimu. Rugi banget, tahu gak sih?

Jadi, mulai sekarang, biasa aja masang harapan sama manusia. Gak usah besar-besar amat. Ada, ya, hayo, kagak ada, ya sudah. Dipenuhi, ya, alhamdulillah, gak dipenuhi, ya gak masalah. Dibantu, ok, gak dibantu its ok.

Mau gimana lagi? Memang begitu kenyataannya.

Yang bikin kita sakit hati dan menderita, ya, itu tadi, berharap banget.

Tapi lain ceritanya kalau kita berharap kepada Allah. Kalau kita minta sesuatu sama Allah, trus gak di kasih atau belum dikasih, rasanya tidak masalah, sih.

Soalnya kita paham, Allah itu Maha Tahu. Dia tahu mana yang baik untuk kita dan mana yang tidak baik, mana yang kita butuhkan dan mana yang tidak kita butuhkan.

Penulis: Akasia Shabir

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button