ESAI
Trending

Penghambat Yang Menjadikan Wanita Tidak Berkelas

Seorang Publik Figur pernah berbicara dalam salah satu kesempatan, bahwa wanita zaman sekarang telah terjangkit yang namanya global instan dan fisual nyata, di mana mereka hanya melihat dan berbaur dengan kegiatan yang sering ditampilkan dan yang itu itu saja.

Apa yang selalu di pegang itulah yang menjadi makanan sehari-hari. Sindrom rebahan dan youtube membuat anak muda terutama wanita lebih suka sekrol medsos dibanding mencari tahu jati diri dan mengapa wanita lebih sering memperbaiki luka kulit dari pada luka dalam. Wanita kurang mengenal yang namanya sindrom Phubbing, yang mereka tahu hanyalah memainkan gadget semata. Inilah fenomena zaman sekarang.

Peneliti Nestle Fitness, Profesor Spiegelhalther mengatakan bahwa bukan hanya golongan remaja, bahkan lapisan masyarakat kini tidak bisa memisahkan antara kehidupan pribadi dengan sosial. Semua bercampur dan bisa diketahui oleh publik. tidak dipungkiri memang, banyak yang terjadi seperti ini. Bahkan dilansir dari republika.co.id kepala hukum bidang keluarga di Slater and Gordon, Andrew Newburry mengatakan lebih dari 556 juta orang menggunakan facebook setiap hari, dan media sosial menjadi ‘ranjau’ pernikahan baru. Ini adalah akibat ketidak cakapan kita sebagai manusia untuk mengisi pengetahun diri. Bagaimana bisa seorang penerus bangsa apalagi anak muda tidak dibekali dengan hal-hal yang bisa membawa pengembangan untuk diri sendiri. Terutama untuk wanita, jangan bodoh, jadilah wanita yang cerdas dan wanita yang independen. Bisa memimpin diri sendiri untuk maju, bersinergi, karena sejatinya kamu adalah pemimpin untuk dirimu sendiri. Perempuan dalam pandangan Islam pun sesungguhnya menempati posisi yang sangat terhormat. Dan itu terbukti dengan disebutkan sebanyak 59 kali dalam Al-Quran tentang wanita dalam berbagi bentuknya.

Penulis: RF. Rahma Sari

Editor: Akasia Shabir

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button