ESAI
Trending

Pondasi Hidup


Banyak orang tua ragu menyekolahkan anaknya di sekolah islam atau pesantren. Satu alasannya terkait masa depan. Katanya suram. Paling banter jadi guru ngaji.

Padahal kenyataannya, santri tidak selalu jadi tokoh agama. Sebagiannya malah menjadi tokoh nasional dan negarawan. Kalau menjadi polisi, tentara, pengusaha, ilmuan, dokter, dan lainnya sudah tidak terhitung lagi. Santri terbukti bisa berkontribusi dalam semua dimensi dan institusi.

Justru menjadi santri ada nilai lebihnya. Terutama dan paling penting, ia akan memiliki pondasi kehidupan yang benar, yaitu aqidah. Kata Muhammad Abduh, “manusia hidup berdasar aqidahnya. Bila aqidahnya benar maka akan benar pula perjalanan hidupnya”.

Dalam Qs. al-Baqarah ayat132, aqidah menjadi prioritas bagi setiap orang tua yang baik. Pertanyaan mereka kepada anaknya adalah , ” apa yang akan kamu sembah sepeninggalku nanti?”. Jadi aqidah dulu. Agama dulu. Itu yang paling mereka cemaskan. Bukan nanti makan apa.

Mungkin kekhawatiran orang tua dikarenakan sekolah islam identik hanya belajar agama. Sementara ilmu terkait dunia, terkait kemajuan dan kehidupan diabaikan. Bisa jadi anggapan ini ada benarnya. Karena masih beredar di kalangan umat Islam untuk mendikotomikan antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmu “umum”. Seolah-olah ilmu umum bukan bagian dari agama.

Akan tetapi, di sini tidak demikian. Konsep islam terpadu berarti terkait keseimbangan. Tawazun. Seimbang dunia akhirat. Tidak ada dikhotomi. Nama-nama kelaspun tidak melulu menggunakan tokoh islam berlatar syariah murni, namun mengambil nama ilmuan-ilmuan islam terkemuka. Misalnya Ibnu Sina, tokoh kedokteran dan filsafat, al-Khawarizmi tokoh matematika, Ibnu Khaldun filosof sejarah dan bapak sosiologi, dan lainnya.

Pesannya jelas: jadilah apapun, tapi agama harus jadi pondasi. Sehingga, kalaupun kelak jadi ulama, ia mampu beradaptasi dengan zamannya. Kalaupun hendak jadi spesialisasi umum, ia akan selalu terbimbing oleh sinaran agama.

Penulis: Alfi Muhammad

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button