DUNIA PENDIDIKANESAI
Trending

Malu Sebagai Perisai

Walaupun terhadap sesama laki-laki atau sesama perempuan tetap ada batasan aurat. Siswa di sini diajarkan pentingnya rasa malu.

Kata Ibnu Qoyim,

“Setiap kali hati hidup, pada saat itu pula rasa malu menjadi lebih sempurna”.

Di dalam kamar siswa harus berpakaian sopan. Ganti baju juga jangan sembarangan. Usahakan ditempat tertutup. Rasa malu itu penting. Dalam hadits Bukhari, malu adalah sebagian dari iman. Mungkin bagi sebagian orang terlihat dada dan perut atau lutut ( bagi laki-laki) adalah perkara biasa. Tapi para ulama mengajarkan muruah atau menghias diri dengan akhlak utama. Meskipun bukan aurat tapi lebih utama tertutup.

Soal tidur siswa juga harus tertib. Tidak boleh tidur satu ranjang berdua. Ini larangan keras. Peraturannya ketat karena ada riwayat nabi melarang sesama laki-laki dalam satu selimut. Haditsnya riwayat Tirmidzi dan Abu Dawud. Pun saat mandi. Anak-anak tidak boleh mandi berdua. Kamar mandi harus tertutup. Jangan sampai saling melihat aurat.

Nabi saw bersabda,

“Sesungguhnya Allah Maha Pemalu, Maha Menutupi, Dia mencintai rasa malu dan ketertutupan. Apabila salah seorang dari kalian mandi, maka hendaklah dia menutup diri.” (HR. Abu Dawud, An-Nasai, Ahmad).

Tentu saja hikmahnya banyak. Satu diantaranya adalah mencegah LGBT yang akhir-akhir ini marak. Dengan menanamkan rasa malu, akan mencegah diri dari perbuatan keji. Oleh rasa malu, akan bercabang-cabang kebaikan lain yang tumbuh.

Penulis: Alfi Muhammad

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button