ESAI
Trending

Kebersihan Sebagian Dari Iman

Ada beberapa hal sederhana dan terkesan remeh tapi besar pengaruhnya. Satu diantaranya adalah kebersihan. Terlebih sudah menjadi persepsi umum bahwa pesantren itu cenderung kumuh dan kotor. Namun kami berikhtiar semoga persepsi negatif tersebut perlahan berubah.

Kami ingin slogan kebersihan sebagian dari iman bisa mewujud nyata di sini. Pertama, selalu buang sampah pada tempatnya. Kedua, membatasi jenis makanan yang boleh di bawa. Ketiga, tidak membolehkan makan di dalam kamar. Pokoknya kamar harus bebas sampah.

Makanan yang kurang sehat dan berpotensi menimbulkan sampah dilarang masuk kamar. Kalau ada yang nekat bawa, kamu sita. Di asrama hanya diperbolehkan roti, buah-buahan, air mineral, dan susu.

Kotak sampah juga disiapkan dalam jumlah memadai. Siswa selalu dingatkan untuk memungut sampah yang dilihatnya.

Sampah dan kebersihan adalah yang paling sering diingatkan guru di asrama, baik itu pagi, siang, sore, maupun malam. Begitu pula dengan sandal dan sepatu. Tidak boleh disimpan dalam kamar. Simpan di rak khusus sendal sepatu. Letaknya di luar kamar. Di dalam kamar buku-buku harus ditata. Baju-baju tidak boleh berserakan atau menggantung tidak beraturan. Baju seragam sudah disiapkan lemari khusus. Handuk dan pakaian basah dijemur di tempat khusus.

Apakah sudah benar-benar bersih ? Tentu belum. Tapi alhamdulillah, jarang sekali terdengar anak-anak di sini sakit gatal. Kalaupun ada, hanya satu dua.

Membangun kesadaran itu butuh proses. Apalagi membangun kesadaran kolektif. Yang penting, membangun budaya bersih itu harus komit. Jangan pernah dikasih kendor. Kalau bersih kan enak. Kita sehat, asrama nyaman, belajar juga akan semangat.

Penulis: Alfi Muhammad

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button