ESAI
Trending

Batu Bata Peradaban

Jadi ulama atau ilmuwan? Pemimpin agama atau pemimpin negara?

“Terserah,” jawab kami setiap ada anak yang menanyakan perihal cita-cita apa yang sebaiknya mereka raih di masa depan kelak.

Mau menguasai ilmu syar’i atau duniawi tidak masalah. Semua ilmu selama bermanfaat adalah bagian dari agama. Kami sampaikan kepada anak-anak, ayat-ayat hukum (fiqh) dalam al-Quran menurut ulama hanya berkisar 150-400 ayat. Sementara, Ayat yang berbicara mengenai fenomena alam atau kauniyah justru lebih banyak. Kurang lebih 800-1.108 ayat. Artinya islam menganjurkan umatnya agar kompeten di semua bidang yang bermanfaat bagi kehidupan. Bahkan kata syeikh Muhammad al-Ghazali, menguasai persoalan dunia adalah jalan terdekat mengabdi pada agama .

Yang terpenting, kata kami, silakan jadi apapun tapi pastikan kalian berpartisipasi dan memberi kontribusi untuk peradaban. Kalian jangan hidup untuk diri sendiri, hiduplah untuk orang banyak. Jangan sekedar sekolah, kuliah, kerja, nikah, habis itu mati. Namun, jadilah seperti air sungai yang membelah batu-batu, kemanapun pergi selalu memberi kehidupan. Artinya selalu menebar kebaikan dan menaburkan manfaat.

Itulah makna dari salah satu misi al-Furqon, yaitu menjadi batu bata peradaban. Bahwa setiap kita harus menjadi bagian dari bangunan besar peradaban islam. Menjadi bagiannya yang menegakkan, menyusun dan membangun.

Mengutip Sayid Qutb,

” Orang yang hidup hanya untuk dirinya sendiri ia akan jadi orang kerdil, dan orang yang hidup untuk orang banyak ia akan jadi orang besar”.

Penulis: Alfi Muhammad

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button